Panduan Memilih Baju untuk Bayi

MAMA, ada beberapa hal yang penting diperhatikan dalam memilih baju untuk si buah hati, antara lain: • Bahannya tidak membahayakan kulit bayi. Untuk Indonesia yang beriklim tropis, pilihlah baju dari bahan-bahan yang menyerap keringat dan halus, seperti katun atau kaus, sehingga tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Hindari pemakaian bahan sintetis semacam polyester 100% atau sutra karena tidak menyerap keringat. Keringat yang berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, menimbulkan ruam di kulit dan biang keringat. • Hindari hiasan kerutan (smock) di dada karena bila terlalu ketat akan menyesakkan dada. Untuk renda, pilih yang terbuat dari katun supaya lebih nyaman dan ramah di kulit. • Sesuaikan ukuran baju dengan tubuh bayi, tidak sempit dan juga tidak kedodoran. Baju yang sempit akan menghambat pengeluaran udara panas/keringat. Ingat, bayi mempunyai lipatan-lipatan kulit, terutama bayi gemuk, yang sering kali tidak terseka sehingga keringat jadi menumpuk yang akhirnya menimbulkan iritasi kulit. Sementara baju yang terlalu longgar membuat bayi sulit bergerak, terutama saat bayi merangkak dan berjalan. • Pilih model baju yang simpel, hindari aksesori berlebihan, apaladi disertai mote/manik-manik yang dapat membahayakan bayi bila sampai tertelan mengingat bayi kerap menggigiti bagian bajunya.

Agar Mama Dan Bayi Makin Dekat

MAMA pasti ingin memiliki hubungan yang dekat dengan si buah hati, bukan? Untuk itu, sepulang dari kantor atau beraktivitas di luar rumah, ambil alih tugas mengasuh dan mengurus si kecil dari pengasuhnya. Melalui kegiatan ini diharapkan kedekatan antara Mama dan bayi dapat terbentuk. Tindakan ini sekaligus memberi kesempatan pada si pengasuh untuk berisitirahat setelah sedikitnya 10 jam mengurusi keperluan si kecil. Semestinya tindakan ini juga berlangsung pada hari libur, jadi manfaatkan hari libur untuk seharian bersama si kecil. Lakukan semua kegiatan untuk memenuhi kebutuhan si kecil sendiri. Misalnya, menggantikan celana saat pipis, membacakan buku cerita, bermain, menyuapi makanan, dan lain-lain. Jangan lagi meminta tolong si pengasuh untuk membersihkan alat kelamin si kecil, bila ia buang air. Semua kegiatan itu harus dilakukan sendiri oleh Mama. Jangan beranggapan kegiatan ini terlalu memberatkan karena sesungguhnya ini adalah juga hak anak untuk mendapatkan perhatian dari orangtuanya. Pesan untuk Mama, sempatkan mandi sepulang dari kantor agar tubuh segar dan siap menghadapi si kecil.

Simak juga blog gaya hidup sehat yang berisi tips seputar merawat anak dan cara hidup sehat dan benar.