Tips untuk Masa Kehamilan Bumil

Tak Perlu Diet Lemak

Bagi sebagian orang, terutama perempuan, lemak identik dengan gemuk. Tak heran, banyak orang lantas berusaha mengurangi konsumsi lemak demi terhindar dari kegemukan. Namun saat hamil, Mama hendaknya membuang jauh-jauh pikiran untuk melakukan diet lemak. Pasalnya, untuk tumbuh dan berkembangnya, janin membutuhkan lemak sebagai sumber kalori utama. Ya, zat gizi yang satu ini merupakan sumber tenaga yang vital, selain juga untuk pertumbuhan jaringan plasenta. Pada kehamilan normal, kadar lemak dalam aliran darah akan meningkat di akhir trimester iii. Tubuh Mama hamil juga menyimpan lemak yang akan mendukung persiapan Mama untuk menyusui setelah bayi lahir. itulah mengapa, Mama hamil tak dianjurkan melakukan diet lemak, kecuali pada Mama hamil dengan kasus tertentu, seperti: obesitas, darah tinggi, atau diabetes.

Sakit di Tulang Belakang

USai menjalani persalinan secara sesar, biasanya mama sering mengalami rasa sakit di bagian tulang belakang, di tempat dilakukan suntik sebelum operasi. Keluhan ini umumnya timbul ketika membungkukkan badan saat mengambil sesuatu atau mengangkat beban yang lumayan berat. Sumber rasa nyeri berada tepat pada bekas tusukan jarum suntik saat dilakukan bius lokal. Untuk itu, Mama disarankan tidak melakukan gerakan yang terlalu mendadak atau berubah drastis. Saat mengambil benda kecil di lantai, contohnya, lakukan dengan posisi jongkok: tekuk kaki, hindari posisi membungkuk yang akan meningkatkan beban di tulang belakang. Hindari pula mengangkat beban berat. Jika berlarut-larut atau intensitas sakitnya meningkat, konsultasikan keluhan ini pada dokter ahli anestesi. Biasanya akan dilakukan pemeriksaan penunjang, semisal rontgen tulang belakang. Pada Mama yang melahirkan normal, kondisi ini tentu tidak ditemukan. Makanya, tak heran mereka langsung bisa beraktivitas normal enam jam setelah persalinan.

Cantik dan Seksi dengan Busana Tepat

ingin tampil segar? Mudah saja kok, Mam. Salah satunya dengan memerhatikan busana yang Mama kenakan. Blus dan rompi panjang yang biasa dipakai seharihari bisa menjadi pilihan. Cukup memadukannya dengan t-shirt di bagian dalam, maka blus atau jaket jins bisa dikenakan oleh Mama hamil dengan membuka kancingnya. Untuk busana kerja, Mama bisa mengenakan paduan celana panjang dan busana berbahan katun. Blazer panjang hingga mendekati lutut dengan kancing yang terbuka bisa dikenakan di bagian luar. Sedangkan untuk pilihan warna, bebas saja. Warna lembut, seperti cokelat muda, krem, biru muda, pink, dan warna-warna pastel bisa dikenakan hampir di setiap kesempatan. Dalam kesempatan khusus, seperti saat menghadiri pesta, Mama bisa mengenakan pakaian warna terang atau berkilap. Bagaimana, Mam, masih sangsi dengan perut buncit tetap bisa cantik dan seksi? Selamat mencoba!

Dari melahirkan sampai anak dewasa merupakan tanggung jawab bagi orangtua. Pendidikan sangatlah penting sekali terutama bahasa. Berikan anak pelatihan bahasa di lembaga les pelatihan bahasa asing online. Agar anak memiliki bekal berbagai bahasa ketika dewasa nanti.