Pentingnya Topi Anti Corona Untuk Lansia

Lansia merupakan kelompok rentan yang memiliki dampak paling parah jika terinfeksi virus corona baru. Selain sistem imun yang dimiliki lansia memang sudah tidak prima, umumnya lansia memiliki penyakit bawaan yang sedang diderita seperti diabetes, hipertensi, risiko stroke, dan lain sebagainya. Data statistic pasien corona virus baru juga menunjukkan bahwa efek yang sangat parah bisa muncul jika virus corona ini menyerang lansia. Oleh sebab itu, penggunaan alat pelindung diri yang maksimal penting digunakan bagi lansia guna mencegah penularan virus corona ke dalam dirinya. Alat perlindungan non medis yang saat ini banyak digunakan adalah masker dan topi pelindung.

Alat perlindungan tunggal berupa masker saja dinilai kurang cukup efektif jika digunakan pada lansia. Saat ini hadir topi anti corona untuk memaksimalkan efek proteksi dari penularan virus corona baru. Meskipun topi ini banyak diiklankan oleh kaum muda, sejatinya topi ini juga memiliki efek yang lebih besar jika digunakan oleh lansia. Perlindungan double pada lansia dengan menggunakan topi pelindung setelah menggunakan masker lebih dapat mencegah menempelnya droplet pada wajah lansia. Selain itu, topi ini mudah sekali untuk disterilkan ulang karena terbuat dari bahan plastik bening tebal. Harga yang harus dikeluarkan untuk memperoleh topi pelindung ini juga tidak terlalu mahal. 

Dengan mengoptimalkan perlindungan kepada lansia, diharpakan angka penularan virus corona baru dapat menurun sehingga dapat pula menurunkan angka kematian dunia akibat virus ini. Meski begitu, penulis menyadari bahwa terdapat tantangan tersendiri bagi tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan informasi ini kepada lansia dikarenakan kualitas kognitid dan indra lansia yang sudah banyak mengalami penurunan. Namun beberapa pendekatan seperti melalui media keluarga sejatinya masih mungkin untuk dilakukan sehingga informasi ini dapat terserap dengan baik dan lansia juga bisa turut aktif dalam melakukan pencegahan corona.