Mobil Listrik Murah VW di Bawah RP 330 Juta Akan Diluncurkan

Volkswagen jadi perusahaan yang konsentrasi pengembangan mobil listrik di masa depan. Kabar terbaru, perusahaan yang bermarkas di Wolfsburg, Jerman ini menyiapkan produk dengan banderol tidak cukup dari USD 22 ribu (sekitar Rp 330 juta).

Langkah penganekaragaman ini adalahupaya VW guna menyasar pasar Asia. Saat ini belum ditemukan mobil listrik Battery Electric Vehicles (BEV) yang harganya sedang di kisaran Rp 300 jutaan.

Bahkan VW menyebut, mobil listrik ini nantinya akan lebih murah dari VW ID.3 yang telah dilepas ke pasar dengan harga selama 30 ribu euro (sekitar Rp 500 jutaan).

Meski punya harga lebih murah, VW menyinggung tetap mengangkat platform seva mobil bekas MEB berbasis EV tetapi para insinyur VW sudah memodifikasi menjadi lebih pendek dan ringkas, laksana mobil perkotaan.

Pada 2019 lalu, CEO VW Grup Herbert Diess menuliskan akan memakai brand baru, laksana anak perusahaan VW yang telah ada di antaranya, VW Up, Skoda City, dan Mii.

“Belum lama ini VW merubah strategi branding, sistem produksi, dan pasar,” tutur salah seorang juru bicara.

Ralf Brandstatter, COO Volkswagen mengatakan untuk majalah UK CAR, VW ID.1 ketika ini tengah dikembangkan. Model ini akan menjadi varian sangat kecil dari line up mobil listrik Volkswagen. Ditambah dengan insentif, buatan satu unit mobil ini dinamakan berada di bawah USD 20 ribu (sekitar Rp 303 juta).

Namun VW sendiri belum mengonfirmasi apakah model itu yang akan dilepas ke pasaran sebagai mobil listrik termurah VW. Saat ini VW ID.1 mendapat dua opsi baterai, 24 kWh dan 36 kWh, diharap dapat menjadi mobil di ruang belajar entry level.

Sumber: https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/