cara pengolahan sabut kelapa

Cara Pengolahan Sabut Kelapa Menjadi Aneka Kerajinan Bernilai Rupiah

Sabut kelapa biasanya menjadi limbah masyarakat yang tidak digunakan lagi. Cara pengolahan sabut kelapa menjadi sesuatu yang baru dapat menjadi solusi masalah tsb.

Sabut kelapa sering dibuang begitu saja di areal perkebunan kelapa tanpa diolah untuk mendapatkan hasil yang bermanfaat.

Era industrialisasi ternyata sabut kelapa memiliki banyak manfaat, hanya saja harus ditentukan terlebih dahulu.

Sabut kelapa (coco fiber) merupakan produk yang dihasilkan dari pemisahan serat sabut kelapa (epicarp dan mesocarp).

Sabut kelapa merupakan hasil samping dari pengolahan kopra, minyak kelapa, dan perdagangan kelapa untuk konsumsi rumah tangga.

Hasil pengolahan serat sabut kelapa berupa sabut kelapa (cork) yang dapat diolah menjadi kompos, papan partikel (hardboard), dan cocopeat.

Serat yang direkomendasikan yang dicari pasar adalah bahan baku jok mobil, furniture, pot, geotekstil, dan kasur.

Pasar ekspor dan domestik menyerap produk dalam jumlah besar. Sebelum terjun dalam bisnis sabut kelapa, perlu adanya praktek pengolahan sabut kelapa.

Sabut kelapa bila dimanfaatkan secara maksimal akan menguntungkan keuntungan anda, banyak pengusaha yang telah membuktikan betapa manfaat mengolah sabut kelapa menjadi barang yang bermanfaat.

Cara Pengolahan Sabut Kelapa

cara pengolahan sabut kelapa

1. Cara Pengolahan Sabut Kelapa Menjadi Jok Mobil

Industri otomotif terkemuka dunia, seperti Mercedes Benz, Volkswagen Porche, dan Opel di Eropa, sebenarnya menggunakan serabut kelapa untuk mengisi jok mobil.

Bahkan saat ini, serabut kelapa digunakan untuk kursi pesawat.

Keunggulan sabut kelapa sebagai pengisi jok mobil adalah memiliki kelenturan yang sangat baik, tahan lama, tidak memiliki tingkat pencemaran yang sangat rendah (bioderedability).

2. Tali

Tali sabut kelapa merupakan bahan dasar pembuatan berbagai macam kerajinan yang terbuat dari serabut kelapa, seperti tali sabut untuk kerajinan, tali sabut untuk tali dadung untuk tali perahu, tali sabut untuk tali sabut dan lain-lain.

Tali fiber ini memiliki beberapa variasi lilitan atau sering disebut ply. Umumnya banyak yang menggunakan tali 2 lapis, tapi kemudian 3 lapis dan seterusnya sesuai kebutuhan.

3. Matras Sabut Kelapa

Kasur Sabut Kelapa ini berfungsi dengan sangat baik sebagai kasur kesehatan bagi orang yang mempunyai kecenderungan sakit pinggang, sangat baik untuk menggunakan produk kasur ini.

Ini sangat fleksibel, tetapi tidak mudah stres, aman untuk orang yang sedang dalam pengobatan sakit punggung.

Kasur sabut kelapa ini juga cocok untuk kasur bayi, karena kemampuannya menyerap bau, tetap nyaman meski bayi sering digosok berulang kali.

Kasur ini juga bisa dijadikan sandwich atau campuran untuk membuat lapisan spring bed yang berkualitas.

4. Cara Pengolahan Sabut Kelapa Menjadi Kasur

Kasur sabut kelapa merupakan perpaduan antara sabut kelapa dan getah karet yang menghasilkan produk yang berkualitas, karena kasur ini tidak perlu lagi menggunakan pegas.

Kasur kelapa dan karet ini secara alami lentur dan empuk hasil proses pengeritingan serat.

Keunggulan dari kasur ini adalah juga anti bakteri, anti air (terkena air atau basah anak atau susu anak mudah dibersihkan dan cepat kering, sehingga terjamin sehat untuk bayi dan anak.

5. Cocomesh Jaring Sabut Kelapa

Cocomesh jaring sabut kelapa merupakan aplikasi dari tali sabut kelapa. Formasinya ditenun. Polanya menyesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti pembuatan ukuran dengan jarak tali 2×2 cm, 3×3 cm, 4×4 cm dan sesuai kebutuhan.

Pemanfaatan cocomesh banyak digunakan untuk reklamasi tambang, untuk mengembalikan areal bekas tambang menjadi hijau kembali.

Buah kelapa berfungsi sebagai media tanam untuk menutupi tanaman yang disebarkan di atas buah kelapa.

Selain itu, fungsi cocomesh dapat mencegah agar tidak mengalir di atas tanah dan mencegah terjadinya erosi tanah.

Keunggulan penggunaan sabut kelapa bukan hanya karena bahan yang digunakan organik dan juga memiliki kekuatan yang cukup lama yaitu sekitar 2 tahun.

Saat mulai memperbaharui kulit kelapa di tebing bekas penambangan, kemudian mulai ditaburi tanaman penutup tanah seperti PJ (Pueraria javanica), CP (Centrosema pubescens), CC (Calopogonium caeruleum) atau MC jenis Mucuna, sehingga selama pertumbuhan, benih akan tumbuh dengan cepat dalam media cocomesh.

Dan setelah areal menjadi hijau, barulah areal tersebut siap ditanami tanaman keras. Lalu kembali ke hijau bekas tambang.

Anda bisa menemukan orang yang jual cocomesh murah dan berkualitas dimana mana termasuk di toko – toko peralatan rumah tangga.