Kisah Perjalanan Karir Penyanyi Britney Spears

Kisah Perjalanan Karir Penyanyi Britney Spears

Kisah Perjalanan Karir Penyanyi Britney Spears

Britney Jean Spears adalah seorang penyanyi, penulis lagu, penari Amerika yang lahir pada tanggal 2 Desember 1981 di McComb Mississippi. Spears merupakan anak kedua dari pasangan suami istri Lynne Irene Bridges dan James Parnell Spears, saudara kandung dari Spears adalah Bryan James dan Jamie Lynn Spears. Ia dipabtis sebagai seorang Baptis Selatan dan bernyanyi di paduan suara gereja sejak kecil, hal ini juga dibuktikan dengan kecintaanya saat mempelajari ajaran Kabbalah.

Namanya telah dikreditkan sebagai seseorang yang memiliki pengaruh sangat besar bagi kebangkitan pop remaja selama akhir tahun 1990-an sampai awal tahun 2000-an, ia juga disebut sebagai Putri Pop kebanggaan Amerika. Nama Britney Spears menjadi terkenal setelah muncul dalam produksi panggung dan serial televisi, disusul dengan penandatanganan kontrak dengan manajemen Jive Records pada tahun 1997 pada usia 15 tahun. Album pertama Spears Baby One More Time dan I Dit It Again yang dirilis tahun 1999 dan 2000 berhasil memberoleh sertifikasi berlian Amerika, album ini juga mampu meraih kesuksesaanya secara global dan menjadi dua album terlaris sepanjang masa. Pencapaian ini menjadikan Spears sebagai artis remaja terlaris sepanjang masa, lagu miliknya juga telah dinobatkan sebaga debut terhebat sepanjang masa oleh Rolling Stone pada tahun 2020 serta memegang rekor 15 tahun untuk album dengan penjualan tercepat sepanjang sejarah dengan total penjualan lebih dari 1,3 juta kopi. Celebrity Career

Dalam genre musiknya, Spears mengadopsi tema dan estetika yang lebih dewasa dan ptovoaktif untuk debut yang akan ia lakukan selanjutnya, hal ini terbukti dengan dirilisnya album kedua Spears tahun 2001 dan 2003 berjudul Britney dan In The Zone. Spears juga terlibat secara aktif dalam memproduseri album studio kelimanya Blackout, album ini disebutkan menjadi album dengan karya musik terbaik dari Britney Spears.

Sebagai ikon musik Pop, Spears telah menjual lebih dari 100 juta rekaman diseluruh dunia, termasuk lebih dari 70 juta hanya di Amerika Serikat. Pencapaian ini menerapkan Spears sebagai salah satu artis terlaris di dunia, mendapatkan peringkat ke delapan oleh Billboard sebagai artis terbesar dalam dekade 2000-an. Di Amerika Spears menjadi artis dengan album terlaris keempat di era Nielsen SounScan, Spears juga berencana untuk mengembangkan karirnya diluar dunia tarik suara. Tahun 2004 Spears meluncurkan merek parfum dengan Elizabeth Arden Inc, penjulan produk ini melebihi US $1,5 miliar pada tahun 2012. Forbes juga telah melaporkan bahwa Spear merupakan musisi wanita dengan bayaran tertinggi pada tahun 2002 sampai 2012, namanya menduduki puncak daftar selebriti paling dicari tujuh kali dalam 12 tahun sejak dimulainya internet.

Pada bulan Desember 2017, Spears secara terbuka manunjukkan dukungan untuk DREAM Act setelah pengumuman bahwa Donald Trump akan mengakhiri kebijakan Daca. Dia memposting foto dirinya di media sosial mengenakan kaos hitam yang bertuliskan We Are All Dreamers dengan huruf putih, judulnya berbunyi “Beri Tahu Kongres untuk meloloskan DreamAcr”

Pada tahun 2020 selama masa pandemi Covid-19 ini, Spears memposting sebuah gambar di akun media sosial Instagram miliknya yang menyatakan bahwa kegiatan amal sosialnya tetap dilaksanakan. Ia secara aktif bersama komunitas memberi makan, mendistribusikan kembali bantuan dan membantu para pihak-pihak yang membutuhkan perlindungan. Spears berharap banyak pihak yang mendukung hal-hal yang ia lakukan bersama komunitasnya, memberikan motivasi untuk para korban yang merasa hidupnya tertindas ini. 

Sumber: https://www.gluwee.com/britney-spears/