cara bikin abon daging sapi

Cara Bikin Abon Daging Sapi yang Mudah dan Praktis

Pengen tau cara buat lauk untuk makan yang enak dan bisa disimpan lama serta sehat? Artikel ini akan membahas tentang cara bikin abon daging sapi yang enak dan mudah dipraktekan dirumah tentunya. Ada juga beberapa rangkuman manfaat daging sapi bagi kesehatan tubuh.

Cara Bikin Abon Daging Sapi

Abon merupakan produk olahan daging kering dengan tekstur ringan dan halus mirip seperti benang atau kapas. Awal mula abon diketahui berasal dari negeri Tiongkok, dan awal pembuatan nya digunakan sebagai pelengkap maupun isi dari berbagai hidangan seperti roti, bakpao, bubur, nasi dan juga sebagai makanan ringan. Cara membuat abon sapi rumahan ini cocok sekali dibuat dirumah.

Alat Dan Bahan

Bahan Utama :

  • 300 gram daging sapi, potong-potong
  • 200 ml santan
  • Garam
  • Penyedap rasa sapi
  • 30 gram gula merah
  • 2 batang serai geprek
  • 1 ruas lengkuas geprek
  • 2 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk

Bumbu Halus :

  • 1 cm jahe
  • 6 butir bawang merah
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 3 butir bawang putih
  • 1 cm kunyit

Alat

  • Kompor
  • Blender
  • Wajan
  • Garpu
  • Tissue
  • Wadah

Cara Bikin Abon Daging Sapi :

  1. Pertama, rebus terlebih dahulu daging bersamaan dengan serai, lengkuas dan daun salam sampai bertekstur empuk.
  2. Setelah cukup empuk, blender daging tanpa menggunakan air.
  3. Sambil menunggu proses blender daging, panaskan wajan dan tambahkan minyak kelapa secukupnya dengan api sedang.
  4. Setelah sudah panas, tumis bumbu halus bersamaan dengan daun jeruk sampai tercium bau harum.
  5. Setelah tercium bau harum, masukkan gula merah.
  6. Selanjutnya masukkan daging yang telah selesai di blender ke dalam wajan yang berisi bumbu halus tadi.
  7. Lalu, tambahkan santan secara perlahan.
  8. Aduk sampai merata, tambahkan pula garam, dan penyedap rasa.
  9. Masak dengan sabar sampai bumbu meresap dengan baik.
  10. Setelah bumbu meresap, goreng dengan minyak panas sampai berwarna kecoklatan.
  11. Kemudian angkat dan tiriskan.
  12. Ambil ulekan dan tekan daging yang sudah matang untuk menyaring minyak sisa penggorengan.
  13. Untuk memaksimalkan pengeringan dari minyak hasil penggorengan, bungkus dengan tissue kemudian peras.
  14. Setelah kering dan minyak berkurang, tumbuk dengan garpu agar lebih halus teksturnya.
  15. Masukan pada wadah yang tertutup dan abon sapi siap disimpan dan dinikmati.

Baca Juga : Cara Membuat Pisang Nugget Coklat

Tips Pengemasan Abon Daging Sapi

1. Perhatikan Minyak Yang Digunakan

Minyak adalah hal penting yang harus diperhatikan karena hampir semua lauk tahan lama diolah dengan cara digoreng. Penggunaan minyak sisa bisa mempengaruhi keawetan makanan yang kalian olah. Selain itu, menggoreng menggunakan minyak sisa juga bisa menyebabkan makanan lebih cepat berbau tidak sedap.

Nah, jika kalian ingin makanan yang digoreng tetap garing dalam jangka waktu yang lama dan tidak mudah berbau tidak sedap, kalian harus memastikan makanan yang kalian goreng tidak berminyak. Kalian bisa menggunakan tissue agar minyak pada makanan terserap dengan baik sehingga makanan yang kalian olah akan awet lebih lama dan tidak berbau tidak sedap.

2. Wadah Saat Pengemasan

Selain minyak, wadah penyimpanan juga berpengaruh terhadap ketahanan pada makanan yang kamu simpan. Wadah yang paling cocok untuk menyimpan abon daging agar bisa tahan lama adalah wadah plastik yang kedap udara atau bisa juga menggunakan toples kaca yang bisa ditutup rapat.

Hal penting yang harus diperhatikan sebelum menyimpan abon daging matang adalah kalian harus memastikan bahwa toples atau wadah yang kalian gunakan sudah bersih dan kering. Karena penggunaan wadah yang lembap akan menyebabkan makanan yang kalian simpan mudah terserang jamur.

3. Jangan Langsung Disimpan Saat Panas

Kesalahan mendasar namun paling sering dilakukan karena tidak sabar ingin cepat selesai dan segera menyimpannya adalah tidak menunggu abon sapi pada suhu ruang terlebih dahulu. Padahal menyimpan makanan saat baru matang atau masih panas bisa mempengaruhi keawetan makanan kalian loh!

Selain menyebabkan makanan menjadi tidak garing sempurna, menyimpan makanan yang masih panas akan memunculkan embun pada wadah penyimpanan sehingga bakteri dan jamur akan lebih mudah berkembang biak pada makanan.

4. Simpan Dalam Lemari Es Agar Tahan Lama

Bukan rahasia lagi jika menyimpan makanan pada kulkas dapat membuat makanan yang kalian simpan bisa makin tahan lama. Namun yang harus kalian ketahui adalah tidak semua jenis makanan bisa kamu simpan dalam kulkas. Contohnya abon, jika kalian menyimpan abon daging sapi pada kulkas akan mengurangi rasa dari abon daging, karena abon akan menjadi lembab akan terasa tidak sedap.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah peletakan penyimpanan abon daging sapinya. Pastikan abon daging sapi yang kamu simpan berada ditempat yang suhunya tidak berubah semisal pada pintu kulkas dan pastikan pula agar jauh dari bahan makanan yang berbau menyengat seperti terasi dan bawang.

Ketika hendak dikonsumsi, kalian hanya perlu mengeluarkannya dari kulkas dahulu. Kemudian biarkan dulu pada suhu ruang. Atau untuk mempercepatnya panaskan menggunakan wajan tanpa menggunakan minyak. Hal tersebut akan membuat abon daging sapi menjadi terasa enak dikonsumsi lagi.

5. Perhatikan Letak Tempat Penyimpanan

Lauk yang kering biasanya akan lebih tahan dalam jangka waktu yang cukup lama meskipun disimpan di suhu ruangan. Tapi tentu saja tidak sembarang tempat bisa menjadi tempat untuk menyimpannya ya! Pastikan kalian meletakkan lauk kering jauh dari paparan sinar matahari. Kalian juga bisa menyimpannya dalam lemari tapi kalian harus memastikan jika lemari tempat kalian menyimpan tidak lembap dan tidak berubah suhunya.

6. Wadah Jangan Sampai Ada Embun

Seringkali makanan yang kalian simpan pada wadah menghasilkan embun pada tutup atau pada sisi wadah meskipun kalian tidak menyimpannya pada tempat yang kering. Begitu juga dengan abon daging sapi, hal ini bisa terjadi karena langsung menyimpan saat makanan masih panas atau saat mengolahnya tidak benar-benar kering.

Jika terjadi hal seperti, solusinya adalah panaskan ulang abon daging sapi hingga kering lalu pindahkan pada wadah baru yang sudah dibersihkan dan tidak lembab. Setelah itu tunggu sampai cukup kering dahulu. setelah yakin sudah kering barulah disimpan kembali.

7. Gunakan Sendok Yang Berbeda

Karena dianggap sepele, hal ini sering kali tidak dihiraukan oleh banyak orang. Padahal sangat berpengaruh besar terhadap keawetan makanan yang kalian simpan loh! Sendok yang digunakan saat mengambil abon daging sapi haruslah baru, kering dan pastikan sudah bersih.

Sebab, Jika kalian menggunakan sendok bekas makanan lain ataupun sendok yang tidak bersih akan membuat abon daging sapi kalian menjadi cepat basi karena bakteri yang akan dengan mudah berkembang biak didalamnya. Jadi akan lebih baik menggunakan sendok yang masih bersih dan belum dipakai untuk yang lain.

Nah, begitulah cara bikin abon daging sapi serta beberapa rangkuman tips penyimpanan abon daging sapi agar bertahan lebih lama. Cukup mudah untuk dilakukan dirumah kan? Semoga dapat memberikan pengetahuan yang baru serta manfaat bagi pembaca.