Apa Saja Macam-Macam Tanaman Pinang dan Budidayanya

macam-macam tanaman pinang dan budidayanya
Ilustrasi Tanaman Pinang Muda

Macam-macam tanaman pinang dan budidayanya – Tanaman Pinang biasa ditanam di pekarangan, kebun, atau bahkan untuk budidaya. Tanaman ini memiliki tinggi 10-30 m dan diameter sekitar 15-20 cm, serta dapat tumbuh di kedua sisi sungai.

Buah pinang memiliki jenis buah yang disebut buah batu atau buah berbiji tunggal. Sering disebut buah batu karena lapisan dalam buahnya sangat keras.

Atau kulit leci bagian dalam setebal dan keras seperti batu. Buah pinang menguning menjadi jingga saat matang. Buahnya juga memiliki bagian biji yang lonjong.

Baca Juga : Tahapan Penyulingan Air Laut Denga Metode Desalinasi Piramida

Macam-Macam Tanaman Pinang dan Budidayanya

1.Pinang Betara | Macam-macam tanaman pinang dan budidayanya

Indonesia juga memiliki buah pinang, sejenis buah pinang. Betara adalah buah pinang kualitas tinggi pertama di Indonesia yang berasal dari Jambi. Kebetulan, wilayah desa Betara Jabung, kecamatan Tanjung Barat Jambi.

Buah pinang bettara lebih besar dan lebih produktif daripada buah pinang biasa. Memilih Buah Pinang bisa memberikan penghasilan tahunan yang lebih tinggi dari buah pinang biasa.

Secara umum permintaan buah ini meningkat karena merupakan produk ekspor dan prospeknya diperkirakan akan terus meningkat. Tentunya dengan keunggulan Pulau Pinang, Anda bisa meningkatkan pendapatan para pengusaha perkebunan pinang.

Buah muda dari pohon Bettara berwarna hijau tua dan oranye saat matang. Bentuk buahnya lonjong seperti telur, dan tempurung kelapanya berwarna coklat muda. Pinang Betara berwarna agak coklat. Tanaman ini dapat tumbuh di rawa-rawa atau tempat yang lembab.

Keunggulan Betara Pinang

  • Pada umur 4-5 tahun, jenis pohon ini mulai berbuah dan memasuki masa produksi pada umur 6-7 tahun.
  • Hasil buah mencapai 131 butir/gumpal. Buah ini memiliki berat 47 g utuh dan 8,68 g biji kering.
  • Mengandung tanin 9,79%
  • Hasil gabah/dtk/kayu/tahun 5,70 kg
  • 7,81 ton potensi hasil gabah/ha
  • Tinggi poros 10.28m
  • Umur tanaman hingga 25 tahun

2. Pinang Bulawan

Arekanut atau tanaman pinang jenis ini juga ditetapkan sebagai varietas unggul pertama di Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara oleh Balai Besar Perkebunan Kelapa Sawit Badan Litbang Pertanian (Balit Palma).

Keputusan itu berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan peneliti pinang di Mapanget Balim Palma di Minahasa Utara. Keunggulan buah pinang adalah buahnya yang besar, kandungan tanin yang tinggi dan potensi produksi yang besar.

Distribusi pinang meliputi desa Molinow, Mongkonai, Pobundayan dan Bilalang. Pendaftaran pohon bellowan pinang dilakukan pada Oktober 2017 dan masuk dalam agenda nasional. Bahkan, buah pinang Bulawan disebut-sebut menjadi incaran Jepang.

Pinang Merah / Pinang Raja
Buah pinang dipercaya berasal dari Semenanjung Malaka, Sumatera dan Kalimantan. Batang buah pinang ini tipis dan daun majemuknya tetap hijau dan merah. Buah pinang ini berukuran kecil, lonjong, diameter 1 cm dan diameter 6 mm. Kacang pinang merah tua digunakan dalam santan.

Hutan Pinang
Pinang ini tumbuh subur di pulau Jawa dan Sumatera. Buah pinang ini tumbuh bergerombol dengan batang dan pon yang ramping. Pinang hutan bisa mencapai diameter 2-6 m dan diameter 2-5 cm. Tanaman di darat antara 10 dan 1600 meter di atas permukaan laut dapat tumbuh dengan baik.

3. Kelapa Pinang / Pinang Kelapa

Nama ilmiah buah pinang ini adalah (Actinorhytis Calapparia BI Wendi). Pinang tumbuh di tanah Sulawesi dan telah menyebar ke seluruh Indonesia. Banyak orang yang memanfaatkannya sebagai tanaman hias.

Di pulau jawa khususnya di pulau jawa tengah orang menyebutnya jawar. Namun berbeda dengan bahasa sunda yang biasa disebut dengan kaki cahaya. Teknik budidaya pinang dapat dilakukan dari biji dan nira.

Alasan kami menggunakan kata “kelapa” untuk pinang bukan karena bentuknya yang menyerupai buah kelapa, tetapi karena dapat tumbuh lebih tinggi dari buah kelapa, jenis dan varietas pinang lainnya.

Pohon ini bisa tumbuh di daerah di atas 500 m di atas permukaan laut, dan ketinggian buah pinang bisa mencapai lebih dari 20 m. Keunggulan lain dari varietas pinang ini adalah bentuknya yang cantik sehingga dapat dijadikan sebagai tanaman hias. Ekstrak buah pinang juga bisa digunakan sebagai pengganti bedak bayi.

4. Pinang Irian

Pohon pinang irian atau nama latinnya (Prychosperma macarthurii Nicholson) merupakan tanaman asli pulau Irian Jaya.Saat ini pinang irian tersebar luas di seluruh Indonesia dan juga dijual sebagai tanaman hias di daratan Eropa. batang mencapai 4-5 m.

Biasanya petani menggunakan benih atau pembudidaya untuk menanam tanaman ini. Tanaman pinang ini juga tinggi tanin yang beracun.

Budidaya Tanaman Pinang | Macam-macam tanaman pinang dan budidayanya

macam-macam tanaman pinang dan budidayanya
Ilustrasi Buah Pinang Masak

Secara umum tanaman pinang dapat dibudidayakan dan dimanfaatkan buahnya. Buah pinang mempunyai banyak khasiatnya. Sebagai contoh untuk keperluan industri sebagai pewarna kain. Untuk kepentingan pengobatan buah pinang dapat menyembuhkan cacingan, dan lain sebagainya.

1. Menentukan Lahan

Sebelum Anda menanam pinang, yang perlu Anda lakukan adalah menentukan tanah yang akan digunakan untuk menanam. Tanah yang akan digunakan harus memenuhi beberapa syarat, antara lain:

  • Tanahnya terletak pada ketinggian sekitar 0,1 sampai 1000 meter di atas permukaan laut, namun buah pinang akan lebih cepat berbuah jika berada pada ketinggian di bawah 600 meter di atas permukaan laut.
  • Tingkat keasaman tanah yang baik untuk tanaman pinang adalah pH 4 sampai pH 8.
  • Kelembabannya sekitar 50 hingga 90% dan suhu sekitar 20 ° C hingga 32 ° C.

2. Pembibitan Tanaman Pinang

Proses kedua menanam pinang adalah membuat pinang. Pembibitan pinang terlebih dahulu menyiapkan kantong plastik dan membuat lubang di bagian bawah.

Setelah itu, campurkan tanah dan kompos/pupuk tersebut dan masukkan ke dalam kantong plastik. Kantong plastik dapat diisi dengan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 2/3.

Anda dapat menanam benih dalam kantong plastik dan menunggu benih tumbuh hingga 5 bulan.

3. Perawatan Tanaman Pinang

Pemeliharaan tanaman pinang harus dilakukan untuk hasil yang optimal. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk merawat buah pinang yaitu pemupukan, penyiangan dan penyulaman.

Pemupukan dilakukan dua kali dalam setahun, biasanya tahap pertama pada awal musim hujan dan tahap kedua pada akhir musim hujan. Proses penyiangan dilakukan dua kali sebulan untuk melindungi tanaman dari gulma/rumput yang mengganggu tanaman pinang.

Perawatan ketiga adalah bordir, yang dapat menghilangkan buah pinang yang tidak sehat atau mati.

4. Pemanenan Buah Pinang

Ada dua cara memanen buah pinang, yaitu memanen buah yang sudah matang dan memanen buah yang masih muda. Panen buah yang matang terlihat dari warna buah yang merah-kuning.

Sementara itu, ada dua jenis pinang muda, yaitu pinang muda yang bijinya tidak keras dan pinang muda yang bijinya terbentuk dengan baik. Demikian informasi mengenai buah pinang, klasifikasi ilmiahnya, ciri morfologinya, keunggulannya, dan uraian lengkap tentang teknik budidayanya dapat kami uraikan kepada pembaca.

Artikel lain jangan sampai anda lewatkan Proses Pengolahan Air Bersih dari Perairan Tanah Gambut Sederhana