Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi dan Penyebab Gusi Bengkak

Sama seperti dengan gigi, gusi rawan memiliki masalah. Salah satunya permasalahan yang tersering dirasakan ialah gusi lebam. Pemicunya juga bermacam, dimulai dari yang enteng sampai pertanda dari keadaan klinis serius. Ketahui beragam pemicu gusi lebam bisa memudahkan penyembuhannya bila setiap saat Anda alami keadaan ini.

Pemicu gusi lebam yang umum
Infeksi yang terjadi pada gusi dapat membuat tempat itu jadi membesar. Diambil dari Medlineplus, tanda gusi bengkak sebagai hal yang umum terjadi.

Selainnya merasa sakit berdenyut-denyut, gusi lebam umumnya mengakibatkan berbau mulut menusuk dan timbulnya tonjolan bernanah di gusi atau bawah gigi yang terkena.

Banyak hal berikut ini menjadi pemicu gusi Anda lebam:

  1. Menggosok gigi terlampau keras

Bila tenaga yang Anda kerahkan untuk menyikat gigi sama kuatnya seperti saat menggosok lantai kamar mandi, pasti ini bisa menghancurkan jaringan gusi. Bukannya buat gusi bersih mengkilat, terlampau keras menyikat gigi mengakibatkan gusi jadi cedera, berdarah, dan pada akhirnya membesar.

Jaringan gusi yang hancur bisa mengakibatkan garis gusi melonggar turun hingga biarkan beberapa akar gigi Anda terbuka. Ini pada akhirannya bisa memacu munculnya beberapa gejala gigi peka.

Karena itu, sikat gigilah dengan tenaga selayaknya dan yakinkan langkah menyikat gigi Anda telah betul. Pakai sikat gigi yang dengan bulu lembut dan lebar kepala sikatnya cocok dengan lebar mulut Anda.

  1. Gingivitis
    Gingivitis ialah penyakit yang tersering jadi pemicu gusi iritasi meradang dan lebam. Gingivitis umumnya dikarenakan oleh kebersihan mulut yang jelek.

Tersisa makanan yang tersisip di selang gigi dan gusi makin lama akan berkembang jadi karies. Karies yang tidak dibikin bersih akan mengeras dan beralih menjadi kalkulus gigi. Nach, kalkulus gigi berikut yang hendak jadi pemicu gingivitis.

Gigi yang kotor rawan berlubang dan dapat memacu munculnya abses (tonjolan bernanah) pada gusi hingga membuat terlihat lebam.

Gingivitis bisa dihindari dan ditangani dengan selalu mempertahankan kesehatan mulut. Yakinkan selalu rajin menggosok gigi 2x satu hari saat pagi dan malam hari. Anda juga disarankan untuk memakai benang gigi untuk bersihkan tersisa makanan yang terbelit di sela gigi.

  1. Periodontitis
    Keadaan ini terjadi saat ada infeksi gusi yang lumayan serius hingga menghancurkan jaringan lunak dan tulang penunjang gigi.

Harus dipahami, periodontitis sebagai lanjutan dari gingivitis yang telah kronis. Bukan hanya gusi yang lebam dan warna merah, keadaan ini dapat membuat gusi berdarah, keluar nanah, berkurang, dan berbau mulut terus-terusan.

  1. Baru pasang kawat gigi

Lumayan banyak orang yang memberikan laporan gusinya membesar setelah pasang behel atau kencangkan kawat gigi.

Ini terjadi karena gesekan antara kawat atau bracket dengan segi dalam bibir, pipi, gusi, atau lidah hingga mengakibatkan cedera. Merasa sakit yang intensif umumnya terjadi pada beberapa minggu awalnya penggunaan atau sesudah kawat gigi dikencangkan.

Langkah termudah untuk menangani pemicu gusi lebam ini dengan mengompres segi muka yang sakit dengan kompres es batu. Temperatur dingin es bisa mematikan saraf dalam mulut hingga hentikan sakitnya.

  1. Kehamilan

Peralihan hormon sepanjang kehamilan membuat badan wanita menghasilkan darah semakin banyak dari umumnya. Mengakibatkan, gusi Anda menjadi lebih rawan teriritasi sampai berbuntut lebam.

Tidak itu saja. Peralihan hormon dan mekanisme imun yang menurun sepanjang kehamilan menghalangi kekuatan badan untuk menantang bakteri jadi pemicu infeksi.

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) memberikan laporan jika gingivitis menjadi satu diantara penyakit pemicu gusi lebam yang paling umum terjadi pada trimester awalnya kehamilan.

Langkah menahan beragam permasalahan mulut haid saat hamil dengan teratur sikat gigi 2x satu hari, pagi dan malam saat sebelum tidur. Semenjak saat sebelum hamil, rutinlah kontrol ke dokter gigi untuk check keadaan mulut dan gigi Anda.

  1. Sariawan

Gusi lebam bisa saja karena sariawan di mulut, terhitung pada dasar gusi. Sariawan mengakibatkan ngilu dan perih mengagumkan yang buat Anda susah untuk makan dan bicara. Gusi lebam karena sariawan bisa saja pemicunya ialah pada masalah mekanisme imun, atau infeksi dari virus atau bakteri seperti herpes oral. Cidera karena bentrokan keras pada mulut bisa juga membuat gusi lebam serupa sariawan.

Untuk menyembuhkan sariawan, kumur-kumurlah sama air garam. Campurkan 1/2 sdt garam ke satu gelas air putih hangat, dan kumur dalam mulut sepanjang 20-30 detik selanjutnya buang dan basuh memakai air putih.

  1. Terjadi Infeksi
    Jarang ada, tetapi infeksi pada bagian mulut yang disebabkan karena jamur atau virus menjadi pemicu gusi lebam. Jika tidak selekasnya diobati, dapat terjadi karena yang lain seperti abses. Abses sebagai bengkak gusi yang terlokalisasi.

Tetapi bila gusi lebam Anda karena infeksi virus herpes, seharusnya selekasnya kontrol ke dokter. Dokter bisa memberi resep obat antivirus tertentu untuk membunuh virusnya.